Dubai Bagi-Bagi Makan Sahur ke Masjid dengan Drone

Dubai, Uni Emirat Arab, tidak henti-hentinya membuat inovasi untuk layanan publik. Mulai dari patroli polisi dibekali mobil mewah sampai taksi terbang.

Yang terbaru, Otoritas Pemberdayaan Komunitas (CDA) Dubai bakal mengirim makanan sahur ke masjid-masjid. Bukan dengan jasa kurir, melainkan dengan drone.

Dilansir Alarabiya, Senin (14/5/2018), inisiatif ini akan melibatkan sekitar 700 relawan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya makan sahur dengan pendistribusian makanan kepada para pekerja.

Selain itu, program bertujuan meningkatkan kesadaran pentingnya kerja sukarela. Juga untuk mendorong masyarakat maupun organisasi untuk terlibat dalam pelayanan dan tanggung jawab sosial.

Kepala Dewan Pemuda CDA, Halima Mohammed, berharap ada lebih banyak lagi orang yang terlibat sebagai relawan. Menurut dia, sangatlah penting mengajak masyarakat untuk terlibat dalam satu tekad bersama.

Khalfan Obeid, perancang drone yang akan digunakan dalam program ini, mengatakan ide yang digagas sangat inovatif. Dia mengatakan drone yang dia buat dilengkapi informasi dan peta lokasi sehingga bisa mengantarkan makanan dengan rute tertentu.

Obeid mengatakan, beberapa relawan akan mendapat pelatihan penggunaan drone pekan ini. Dia menambahkan ada delapan alat pengisian baterai skala besar diimpor khusus untuk kendaraan ini.

Nantinya, masing-masing drone akan membawa sekitar 10 kilogram makanan sahur. Kemudian disebarkan ke sejumlah masjid dan sekitarnya.

Drone Murah Berbekal Teknologi DJI dan Intel

Drone atau pesawat nirawak besutan DJI kerap diasosiakan berharga mahal. Namun startup asal Tiongkok bernama Ryze baru saja meluncurkan drone berbekal teknologi DJI dan Intel dengan harga terjangkau.

Dikutip dari The Verge, Sabtu (13/1/2018), drone bernama Tello ini dibanderol dengan harga US$ 19 atau sekitar Rp 1,3 juta.

Pesawat nirawak ini mampu menangkap video 360 derajat dan dapat langsung menyiarkannya ke tablet atau headset virtual reality (VR).

Karena ditujukan untuk pengguna berusia muda, Ryze menjanjikan drone ini dibekali dengan sejumlah fitur yang membuatnya aman dan mudah digunakan. Salah satunya adalah proses terbang dan mendarat yang dibuat otomatis.

Tello juga menggunakan Intel Movidius Myriad 2 VPU, yang biasanya dipakai di drone DJI sebagai sensor pengenalan benda untuk mendukung kemampuan hand gesture.

Di Tello, teknologi tersebut memungkinkan drone untuk melayang secara konsisten atau mendarat di tangan. Bobot Tello juga terbilang ringan hanya sekitar 80 gram.

Meski hadir sebagai perangkat terjangkau, drone ini mampu terbang dengan durasi yang terbilang baik, yakni 13 menit. Sebagai perbandingan, DJI Spark mampu terbang selama 16 menit dalam sekali pengisian daya.

Untuk kemampuan fotografi, drone memiliki kamera 5MP. Kendati sudah diperkenalkan, drone ini baru tersedia di pasaran pada Maret 2018.

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *