4 Tip dari Para Ahli Akali Takjil Manis yang Tak Sehat Saat Ramadan

Jakarta Salah satu hal yang menjadi masalah saat bulan puasa adalah kebiasaan makan yang berlebihan ketika tiba buka puasa. Kebanyakan orang akan makan banyak makanan manis atau bergula untuk memuaskan rasa lapar. Padahal, inilah yang bahaya.

Bukan hanya bisa menjadikan tubuh gemuk karena meningkatnya berat badan, tubuh juga lebih berisiko terkena diabetes. Karena banyaknya makanan manis yang menggoda untuk dimakan saat buka puasa, para ahli kesehatan menyarankan untuk mengganti makanan-makanan manis tersebut ke alternatif yang lebih sehat.

Ahli diet Razan Shwayhat mengatakan makan makanan manis bisa diakali dengan mengurangi gulanya dan membatasi porsinya. Bukan hanya makanan manis saja, makanan berminyak atau goreng-gorengan juga sebaiknya dihindari jika sudah memilih takjil manis.

Cara pertama, daripada minum es buah yang mengandung sirup, susu, santan dan gula, akan lebih baik jika menggantinya dengan jus buah atau buah segar. Untuk memberi rasa manis, cukup tambahkan madu, agar lebih sehat dan kalori gula tidak tinggi.

Cara kedua, yang bisa dilakukan adalah dengan minum air putih 1-2 gelas penuh terlebih dulu sebelum makan dan minum makanan manis. Cara ini bisa menetralikan gula dalam tubuh nantinya. Jadi perut tidak langsung diisi oleh gula. Akan lebih baik jika kamu memberi jeda paling tidak 30 menit kemudian, lalu bisa dilanjutkan makan atau minum takjil manis.

Cara ketiga, kurangi karbohidrat pada menu utama berbuka. Jika sudah memilih makan atau minum takjil manis, maka kurangi porsi karbohidrat saat makan menu berbuka puasa. Karena 1 sendok teh gula mengandung sekitar 100-150 kalori, maka pikirkan untuk memotong kalori dari makanan utama.

Para ahli kesehatan juga menyarankan untuk memberi jeda 2 jam setelah makan takjil manis jika ingin makan menu utama berbuka. Selama itu, kamu bisa minum 1-2 gelas air putih untuk mencegah gula lebih cepat diserap tubuh.

Jadi, kamu tetap bisa menikmati takjil manis favoritmu asal bisa mengatur asupan kalorinya, mengimbanginya dengan serat dan perbanyak aktivitas fisik agar kalori dari gula bisa cepat digunakan sebagai energi.

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *